Like on Facebook

header ads

Duh, Camat Ini Gadaikan Mobil Dinasnya

Ilustrasi mobil dinas
TRIBUN KALTIM/DOAN PARADEDE
 
PENA News | Perbuatan Camat Plantungan, Kendal, Jawa Tengah, Suwanto memang tidak layak ditiru oleh bawahannya dan masyarakat. Sebab, ia berani-beraninya menggadaikan mobil dinas bernomor polisi H 122 D, ke seorang pengusaha di daerah Weleri Kendal, sebesar Rp 15 juta.

Kasus gadai mobil yang dipakai Camat Plantungan Suwanto ini terkuak, setelah ada SMS dari warga kepada bupati yang mengetahui mobil tersebut digadaikan. Lalu SMS itu, oleh bupati diteruskan kepada kepala Kepala Itwil, M Ali Jusuf, untuk segera ditindaklanjuti.

"Mendapat SMS dari bupati itu, saya langsung memerintahkan staf untuk mengecek kebenarannya," kata Ali Yusuf, Rabu (28/11). Ali Yusuf menjelaskan, SMS yang dikirimkan kepada bupati bertuliskan "mobil dinas kecamatan plantungan jadi korban digadaikan pak camat lima belas juta. Cek mobil kijang dinas gak ada di kecamatan, inikah wajah pejabat sekarang kasihan ibu widya".

Kemudian berdasarkan SMS tersebut, tim dari Itwil Jumat (23/11) melakukan pemeriksaan. Hasilnya, tim yang diberangkatkan tidak menemukan mobil dinas di kecamatan. Tim pada hari Selasa (27/11), kembali melakukan pengecekan dan kemudian melakukan penelusuran. Ternyata mobil dinas Kecamatan Plantungan ditemukan di salah satu rumah penguasaha di daerah Weleri.

"Setelah camat Plantungan kami periksa, ia beralasan kalau mobil dinas tersebut digadaikan, untuk membiayai operasional kecamatan, karena ganti uang dari Pemkab Kendal belum cair," jelasnya.

Ali menambahkan, camat Plantungan telah melanggar aturan disiplin PNS. Sesuai dengan PP nomo 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS terdapat klausul yang menyebutkan, setiap PNS dilarang memiliki, menjual, mengadaikan atau meminjamkan barang barang milik negara secara tidak sah.

"Jika terbukti, yang bersangkutan bisa diberi sanksi pengurangan pangkat setingkat lebih rendah selama satu tahun," tegas Ali Jusuf.

Terkait hal itu, Bupati Widya Kandi Susanti mengaku bahwa kasus itu telah ditangani oleh Itwil. Jika terbukti digadaikan, pihaknya akan memerintahkan bagian aset untuk menarik dan tidak perlu lagi memberi mobil dinas kepada camat Plantungan.

"Saya juga telah meminta kepada bagian aset untuk menarik mobil dinas H 33 D milik Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal yang tertangkap kamera sedang membeli bensin eceran," kata Widya.

SUMBER: KOMPASdotCOM

Posting Komentar

1 Komentar

  1. Awalnya aku hanya mencoba main togel akibat adanya hutang yang sangat banyak dan akhirnya aku buka internet mencari aki yang bisa membantu orang akhirnya di situ lah ak bisa meliat nmor nya AKI NAWE terus aku berpikir aku harus hubungi AKI NAWE meskipun itu dilarang agama ,apa boleh buat nasip sudah jadi bubur,dan akhirnya aku menemukan seorang aki.ternyata alhamdulillah AKI NAWE bisa membantu saya juga dan aku dapat mengubah hidup yang jauh lebih baik berkat bantuan AKI NAWE dgn waktu yang singkat aku sudah membuktikan namanya keajaiban satu hari bisa merubah hidup ,kita yang penting kita tdk boleh putus hasa dan harus berusaha insya allah kita pasti meliat hasil nya sendiri. siapa tau anda berminat silakan hubungi AKI NAWE Di Nmr 085--->"218--->"379--->''259'

    BalasHapus